Aksi Cepat Mandiri Tanggap Bencana: Salurkan 73 Ribu Paket Bantuan dan Kirim Relawan Berpengalaman ke Aceh

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Bank Mandiri mempertegas komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan menyalurkan lebih dari 73.000 paket bantuan kepada korban bencana alam di wilayah Sumatera.
Langkah ini merupakan bagian dari program Mandiri Tanggap Bencana untuk memastikan pemulihan masyarakat terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berjalan cepat dan tepat sasaran.
Sebagai langkah konkret terbaru, Bank Mandiri kembali melepas bantuan tahap ke-10 pada Rabu (17/12). Dalam fase ini, sebanyak 9.000 paket bantuan dialokasikan khusus untuk tiga wilayah di Aceh, yakni Aceh Tamiang (5.000 paket), Aceh Selatan (2.000 paket), dan Kabupaten Gayo Lues (2.000 paket).
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, memimpin langsung koordinasi distribusi di Medan untuk memastikan bantuan sampai ke tangan warga yang paling membutuhkan.
“Dalam kondisi darurat, kecepatan dan ketepatan distribusi menjadi kunci. Bank Mandiri memastikan seluruh bantuan disalurkan melalui koordinasi solid dengan pemerintah daerah, BPBD, dan pemangku kepentingan terkait termasuk Danantara,” kata Riduan saat melepas armada bantuan, Rabu, 17 Desember 2025.
Guna menjamin kelancaran logistik, Bank Mandiri mengerahkan 10 truk bantuan sebagai bagian dari total 30 truk yang disiapkan secara bertahap.
Selain logistik, perseroan juga menerjunkan relawan internal karyawan (Mandirian) yang memiliki rekam jejak kuat dalam penanganan bencana besar di Indonesia.
“Relawan yang pernah terlibat dalam penanganan Tsunami Aceh serta bencana di Palu kembali kami aktifkan. Mereka diberangkatkan langsung ke lapangan untuk mendukung penyaluran bantuan serta memberikan pendampingan bagi masyarakat,” ujar Riduan.
Tidak hanya sekadar memberikan bantuan sembako, Bank Mandiri bersama BUMN Peduli mendirikan posko tanggap bencana di Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Selatan. Fasilitas yang disediakan meliputi:
• Dapur umum dan sarana kesehatan.
• Layanan pendidikan dan dukungan psikososial.
• Penyediaan genset listrik dan akses internet.
Selain penanganan darurat, Bank Mandiri telah menyiapkan rencana pemulihan pascabencana yang berkelanjutan. Program ini mencakup revitalisasi lingkungan, perbaikan sarana pendidikan, serta renovasi rumah ibadah melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).
Di sektor ekonomi, Bank Mandiri juga menyiapkan relaksasi pembiayaan bagi nasabah terdampak sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban finansial warga dan mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi lokal.
“Kami berempati mendalam kepada masyarakat terdampak. Melalui sinergi dengan pemerintah, kami berkomitmen untuk terus hadir hingga proses pemulihan sosial dan ekonomi benar-benar berjalan stabil,” pungkas Riduan. ( dji)




