Umum

KAI Daop 8 Surabaya Tindak Tegas Penumpang ‘Bablas’ Relasi, Sanksi Blacklist Menanti

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ); – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengeluarkan peringatan keras bagi penumpang yang sengaja melakukan perjalanan melebihi relasi yang tertera pada tiket.

Peringatan tersebut diambil untuk menjamin kelancaran operasional dan kenyamanan pengguna jasa, terutama di tengah tingginya mobilitas periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap data tiket adalah aspek mendasar dalam pelayanan. Penumpang yang terbukti sengaja “bablas” atau turun melebihi stasiun tujuan akan dikenakan sanksi denda hingga pemblokiran sementara.

“KAI akan mengenakan denda sebesar dua kali lipat dari tarif parsial subclass terendah. Jika denda tidak dibayar dalam 1×24 jam atau pelanggaran dilakukan berulang, kami akan menerapkan sanksi blacklist berupa larangan menggunakan layanan KA selama 90 hingga 180 hari,” kata Mahendro dalam keterangan resminya, Rabu, 31 Desember 2025.

Selain masalah relasi, KAI juga mengimbau pelanggan untuk lebih teliti saat melakukan boarding. Penumpang diminta mencermati nama kereta, tanggal, jam keberangkatan, hingga nomor kursi agar tidak salah naik rangkaian kereta api.

“Kesalahan naik kereta maupun perjalanan melebihi relasi tidak hanya merugikan pelanggan sendiri, tetapi juga mengganggu kenyamanan penumpang lain dan operasional secara keseluruhan,” sambung Mahendro.

Update Volume Penumpang Malam Tahun Baru

Tepat pada malam pergantian tahun, Rabu, 31 Desember 2025, volume penumpang di wilayah Daop 8 Surabaya mencatat angka signifikan. Hingga pukul 10.00 WIB, tercatat sebanyak 40.560 penumpang melakukan perjalanan, dengan rincian 20.975 penumpang berangkat dan 19.585 penumpang tiba.
Berikut adalah tiga stasiun dengan volume tertinggi pada hari ini:

1. Stasiun Surabaya Gubeng: 11.821 penumpang.

2. Stasiun Surabaya Pasarturi: 10.964 penumpang.

3. Stasiun Malang: 6.654 penumpang.

Secara akumulatif, sejak dimulainya periode Nataru pada 18 Desember 2025 hingga hari ini, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani total 779.373 pelanggan. Dari total kapasitas 449.352 tempat duduk yang disediakan, tiket yang telah terjual mencapai 399.087 atau sekitar 88,8 persen.

“Saat ini masih tersedia sekitar 50.265 tempat duduk. Kami mengajak masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan karena ketersediaan tiket masih ada untuk rute-rute tertentu,” ungkap Mahendro.

Beberapa rute favorit yang menjadi pilihan masyarakat antara lain tujuan Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Bandung, dan Ketapang. Adapun kereta api dengan tingkat okupansi tertinggi meliputi KA Argo Semeru, KA Ambarawa Ekspres, KA Jayabaya, KA Probowangi, dan KA Sancaka.

Pihak KAI mengimbau calon penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun guna menghindari risiko tertinggal dan memastikan kelancaran proses verifikasi data sebelum keberangkatan. (dji)

Related Articles

Back to top button