Ekbis

OJK : Indeks literasi Keuangan Jawa Timur Meningkat 48,95 Persen

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ). – Peringati Hari Indonesia Menabung, Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) Regional 4 Jawa Timur (KR4) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah ( TPAKD ) Jawa Timur menggelar kegiatan Puncak Kejar Prestasi Anak Indonesia ( KREASI ).

Bertajuk “Wujudkan Impian Anak Indonesia”. Kegiatan Puncak KREASI digelar secara serentak di seluruh Provinsi di Indonesia.

Di Jawa Timur kegiatan tersebut digelar di SMP Khadijah Surabaya dengan dihadiri Gubernur Jatim, Kepala OJK Regional 4 Jatim, Kepala KPW BI Jatim dan Dirut Bank Jatim serta melibatkan 1000 pelajar dan 38 Bupati dan Walikota se-Jawa Timur yang diselenggarakan secara virtual.

Kegiatan ini merupakan salah satu dari beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya antara lain webinar dan lomba cerdas yang melibatkan lebih dari 2.000 pelajar terdiri dari SMA, SMK dan MA di Jawa Timur.

Bambang Mukti Riyadi, Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur menyampaikan, bahwa Indeks literasi Keuangan Jawa Timur meningkat dari 35,6% menjadi 48,95% dan nasional 38,03% ( 2019 ). Sementara itu, Indeks Inklusi Keuangan Jawa Timur meningkat dari 73,2% menjadi 87,96% dan Nasional 76,19% (2019).

” Kami optimis bahwa target literasi dan inklusi keuangan Indonesia yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar 50% dan 90% pada tahun 2024 dapat tercapai,” katanya dalam keterangan siaran pers. Selasa ( 24/8/2021 ).

Bambang mengungkapkan, bahwa saat ini di Jawa Timur terdapat 66,4% pelajar yang memiliki rekening tabungan yang tersimpan di 50 bank penyelenggara SimPel di Jawa Timur. Diharapkan program KEJAR dapat memotivasi pelajar untuk memiliki budaya menabung di lembaga jasa keuangan sekaligus membuka akses bagi pelajar untuk dapat memanfaatkan produk keuangan formal lainnya.

Sementara dalam sambutan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bahwa kegiatan puncak KREASI merupakan salah satu pintu masuk peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Namun yang tidak kalah penting adalah meningkatkan prestasi pelajar di Indonesia termasuk di Jawa Timur.

” Kami sangat bangga dengan prestasi yang telah dicapai oleh pelajar SMA/SMK di Jawa Timur,” ujarnya.

” Bulan April dan Mei ini prestasi anak-anak SMA, dan SMK dari Jawa Timur, baik yang masuk ke PTN tanpa tes maupun dengan tes, baik yang melalui jalur regular maupun non regular, keempat jalur ini capaian Jawa Timur tertinggi diantara seluruh provinsi se-Indonesia,” imbuh Khofifah.

Khofifah meminta kepada para Pelajar dan Bupati atau Walikota yang hadir bahwa pada tahun 2030 nanti 80% Ekonomi Global akan banyak bertumpu pada sektor UMKM, dan di tahun tersebut 99% UMKM will be online, sedangkan 85% UMKM di Indonesia will be e-commerce.

Khofifah menambahkan, bahwa Digitalisasi sektor keuangan merupakan infrastruktur pendukung bagi koneksitas UMKM secara online dalam tataran global.

Oleh karena itu.Lanjut Khofifah, Generasi sekarang khususnya perlu memahami dan menyiapkan diri. Dalam kaitan itu, upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi pelajar pada hari ini adalah bagian dari upaya menyiapkan ekosistem dalam menghadapi tantangan ekonomi digital ke depan. ( dji ).

Related Articles

Back to top button