Sabet Market Share 83 Persen, Arus Petikemas TPS Tembus 128 Ribu TEUs per Agustus 2026
SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) — PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) mencatatkan kinerja operasional positif sepanjang Agustus 2026.
TPS membukukan arus petikemas sebesar 128 ribu Twenty-foot Equivalent Units (TEUs), melampaui target bulanan perusahaan yang ditetapkan sebesar 124 ribu TEUs.
Capaian tersebut menjadi dominasi TPS di pasar petikemas internasional dengan penguasaan market share mencapai 83 persen di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, mengatakan, pada periode yang sama, arus petikemas ekspor mendominasi dengan porsi 51 persen atau setara 65 ribu TEUs.
Sementara itu, arus petikemas impor berada di angka 49 persen atau sebanyak 63 ribu TEUs.
“Tren surplus ekspor ini mengindikasikan aktivitas perdagangan internasional Indonesia yang tetap bergairah di tengah dinamika pasar global,” kata Erika dalam keterangan resminya, Selasa, 8 September 2026.
Menurutnya, dari segi efisiensi operasional, TPS mencatatkan produktivitas bongkar muat sebesar 52 box/ship/hour.
“Angka tersebut melampaui standar minimum yang ditetapkan Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, yakni sebesar 48 box/ship/hour,” ujar Erika.
Ia membeberkan, peningkatan produktivitas tersebut didukung oleh langkah modernisasi alat operasional berbasis ramah lingkungan.
Selain itu, sambung Erika, TPS juga mendatangkan baru 4 unit Electric Quay Container Crane (E-QCC), dan 14 unit Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG)
“Pemanfaatan alat listrik ini bertujuan untuk mempercepat dwelling time dan waktu pelayanan kapal, sekaligus menekan emisi karbon operasional pelabuhan,” ungkap Erika.
Erika juga mengungkapkan, pencapaian throughput yang melampaui target ini merupakan bukti keandalan layanan TPS di mata para pengguna jasa.
“Terjadinya surplus arus petikemas ekspor dibandingkan impor menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan internasional, khususnya ekspor, tetap tumbuh dan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional,” pungkas Erika. (dji)




