Sopir Truk Mogok, Operasional Terminal Petikemas Kendari Tetap Normal

SURABAYA ; ( KABARAKTUALITA COM ) – Terminal Petikemas (TPK) Kendari memastikan aktivitas bongkar muat dan layanan logistik tetap berjalan normal meski terjadi aksi mogok sopir truk di akses jalan menuju terminal, Rabu (14/1/2026).
Terminal Head TPK Kendari, Herryanto, menegaskan bahwa demonstrasi tersebut tidak mengganggu prosedur operasional di dalam area terminal.
Pelayanan terhadap pengguna jasa tetap diprioritaskan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan.
“Kami pastikan operasional bongkar muat dan pelayanan petikemas di dalam TPK Kendari tetap berjalan normal sesuai rencana,” kata Herryanto, Rabu, 14 Januari 2026.
Hingga siang ini, TPK Kendari tengah melayani bongkar muat Kapal Meratus Larantuka. Sebelumnya, KM SPIL Rahayu telah menyelesaikan pelayanan dan lepas tambat pada pukul 09.34 WITA.
Haryanto menjelaskan, terminal juga dijadwalkan menerima kedatangan tiga kapal berikutnya, yakni KM Kabonga Baru, KM Huanghe Mas, dan KM Tanto Kawan.
Menanggapi keluhan terkait infrastruktur, manajemen TPK Kendari telah berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Kota Kendari.
Sebagai langkah darurat, TPK Kendari melakukan penimbunan material pasir dan batu (sirtu) sejak Selasa kemarin untuk menutupi lubang di akses jalan utama.
Langkah ini diambil guna mencegah risiko kecelakaan lalu lintas bagi kendaraan roda dua maupun roda empat sambil menunggu perbaikan permanen dari pihak pemerintah.
Ketua ALFI/ILFA Sulawesi Tenggara, Abd. Rahim Nabok, memberikan apresiasi atas respons cepat TPK Kendari dalam menangani kerusakan jalan secara mandiri. Namun, ia mendesak Pemerintah Kota Kendari untuk segera turun tangan.
“Kami berharap Pemerintah Kota Kendari dapat menyelesaikan perbaikan akses jalan ini paling lambat Selasa, 6 Januari 2026, demi menjaga kelancaran arus logistik dan keselamatan pengguna jalan,” ungkap Rahim. (dji)



