Ekbis

Perkuat Benteng Pesisir Surabaya, PT TPS Genapi Penyaluran 10.000 Bibit Mangrove Lewat Donasi Oksigen 

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) — PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat komitmen pelestarian lingkungan melalui program keberlanjutan “Donasi Oksigen”. Terbaru, PT TPS menyerahkan 3.000 bibit mangrove kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya untuk ditanam di kawasan pesisir Tambak Sarioso, Sabtu lalu, 15 Agustus 2026.

Penyerahan bibit tersebut melengkapi target penyaluran total 10.000 bibit mangrove yang digelontorkan PT TPS sepanjang tahun 2026 kepada berbagai pemangku kepentingan dan kelompok masyarakat pesisir.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan, penyerahan 3.000 bibit mangrove ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung rehabilitasi kawasan pesisir dan mitigasi perubahan iklim berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Melalui program Donasi Oksigen, kami berharap manfaat lingkungan dari mangrove dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah menjadi elemen penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir,”  kata Erika dalam keterangan resminya, Minggu, 16 Agustus 2026.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan DLH Kota Surabaya dipastikan tidak berhenti pada penyerahan bibit saja, tetapi juga mencakup proses penanaman hingga perawatan agar dampak ekologis yang dihasilkan dapat tercapai secara optimal.

Sebelumnya, penyerahan bibit mangrove dilakukan secara bertahap sejak awal tahun. Pada Mei 2026, TPS menyalurkan 3.000 bibit mangrove ke Kecamatan Asemrowo untuk kawasan Sontoh Laut. Disusul pada Juni 2026, masing-masing 2.000 bibit diserahkan kepada Persatuan Insinyur Indonesia (PII) untuk kawasan Manyar, Gresik, serta Yayasan Omah Boso untuk kawasan Romokalisari, Surabaya.

Program “Donasi Oksigen” sendiri merupakan inisiatif lingkungan komprehensif dari TPS yang mencakup pembibitan, perawatan, hingga penyaluran dan penanaman.

Selain berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi pantai dan habitat biota pesisir, tutupan mangrove juga memiliki kapasitas besar dalam menyerap serta menyimpan karbon.

” Dengan langkah ini, TPS berharap rehabilitasi ekosistem pesisir Surabaya dan sekitarnya dapat berjalan lebih luas, sekaligus menciptakan kawasan pesisir yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” pungkas Erika. (dji)

Related Articles

Back to top button