KEMBANGKAN TALENTA DI BIDANG BAHASA INGGRIS,RIBUAN SISWA SE JAWA – MADURA IKUTI KOMPETISI JEC 2019 .

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Sukses pada tahun sebelumnya dengan menggelar kompetisi lomba bahasa inggris,kini Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya ( UINSA ) kembali menyelenggarakan kompetisi Java English Competition ( JEC ) 2019.
Bertajuk ” Facing Industrial Revolution 4.0 : Millenials as the Generation of Change” yang digelar Sabtu, ( 21/9/ 2019 ) kompetisi tersebut lebih meningkat dari acara sebelumnya dengan diikuti sekitar ribuan siswa – siswi dari SMP, MTs sederajat, SMA, MA sederajat se Jawa – madura.
Ketua HMP PBI UIN Sunan Ampel Surabaya, Aditya Herwanda mengatakan, JEC ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (HMP PBI) UIN Sunan Ampel Surabaya.
” Bedanya, tahun lalu bernama Jatim English Competition (JEC) karena skala peserta hanya dari Jawa Timur. Karena pesertanya cukup membludak, kemudian tahun ini diperluas dengan nama Java English Competition (JEC). Dimana pesertanya dari siswa/i SMP/MTs/Sedarajat, SMA/MA/Sederajat se-Jawa dan mahasiswa,” kata Aditya ditemui usai acara kompetisi
” Hari ini Sabtu, (21/09) merupakan babak final sekaligus pemilihan pemenang. Sebelumnya sudah dilakukan babak penyisihan,”imbuh Aditya.
Aditya berharap, melalui ajang JEC 2019 UINSA tersebut bisa menjadi wadah bagi pelajar untuk dapat mengembangkan potensi diri dalan berbahasa inggris khususnya bagi mahasiswa UINSA. Sehingga, kedepan semakin banyak pelajar yang memiliki bakat dan kreatifitas terutama dibidang bahasa inggris.
Menariknya di ajang JEC 2019 yang dibuka oleh Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Syaiful Jazil, M.Ag didampingi Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr. Muhammad Salik, M.Ag para peserta khususnya kategori Story Telling menggunakan pakaian adat pewayangan.
Adapun kategori perlombaan tersebut dibagi sebagai berikut, English Olympiad (Untuk Siswa tingkat SMP dan SMA se-Jawa), Story Telling ( Untuk siswa tingkat SMP Se-Jawa ), Speech Contest ( Untuk siswa tingkat SMA Se-Jawa ) dan Essay Competition (Untuk mahasiswa Se?Jawa )
Sedangkan ribuan peserta berasal dari berbagai sekolah dan universitas se-Jawa. Diantaranya, UIN Sunan Ampel Surabaya, SMKN 2 Lamongan, MTsN 2 Kota Kediri, SMP Taman Siswa ( Taman Dewasa ) Malang, SMAN 2 Pasuruan, SMAN 2 Madiun, MAN 1 Bojonegoro, SMK N 5 Jember,SMPN 1 Bangkalan, SMPN 4 Mojokerto, MAN 1 Semarang, SMAN 12 Bandung, MTs Daarul Hikmah Pamulang dan beberapa sekolah lainnya.
Ditempat yang sama Anna Gracia ,peserta dari SMP Santo Yosep Surabaya mengaku gugup saat mengikuti Java English Competition 2019 kali ini. Meskipun sebelumnya pernah mengikuti lomba yang sama. Karena, menurutnya lomba kali ini pesertanya sangat banyak dari berbagai kota se-Jawa.
” Tapi saya sudah siap dan yakin bisa menjadi juara. Karena, berkat dukungan orang tua, guru dan teman teman. Sehingga, saya optimis dan yakin saya bisa. Dan, bisa menjadi juara,” paparnya
Meskipun masih duduk dibangku SMP, Marisa juga menuturkan bahwa, dalam ajang JEC 2019 ini bukan masalah menjadi juaranya tapi lebih menitikberatkan untuk dapat mengembangkan talenta dan mengasah ilmu dibidang bahasa inggris. ( Dji )



