Rekor Baru Lebaran 2026, Penumpang Commuter Line Jatim Tembus 596 Ribu Orang

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Antusiasme masyarakat Jawa Timur menggunakan moda transportasi kereta api meningkat tajam pada masa angkutan Lebaran 2026.
KAI Commuter mencatat total volume pengguna Commuter Line di Wilayah 8 Surabaya telah mencapai angka fantastis, yakni 596.742 orang dalam periode 11 hingga 23 Maret 2026.
?Peningkatan lonjakan terjadi pada H+2 Idulfitri 1447 H, Senin (23/3). Hingga pukul 14.00 WIB, tercatat sebanyak 54.129 orang menggunakan layanan ini untuk bersilaturahmi maupun mengunjungi destinasi wisata.
Tren positif ini bahkan sempat memecahkan rekor volume tertinggi pada Minggu (22/3) dengan total 54.398 penumpang dalam satu hari.
?VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan, capaian ini membuktikan transportasi rel masih menjadi pilihan utama masyarakat Jawa Timur karena faktor ketepatan waktu dan kenyamanan.
?”Stasiun-stasiun integrasi di Area 8 Surabaya menjadi kunci utama kelancaran mobilisasi warga. Stasiun strategis seperti Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, dan Wonokromo berperan vital sebagai titik konektivitas antarmoda,” kata Karina dalam keterangan resminya, Senin, 23 Maret 2026.
Kemudahan akses menjadi daya tarik utama bagi penumpang jarak pendek. Stasiun Waru, misalnya, menjadi titik akses cepat menuju Bandara Internasional Juanda, sementara Stasiun Gedangan memfasilitasi pengguna yang akan melanjutkan perjalanan bus melalui Terminal Purabaya.
Selain pusat perbelanjaan, Commuter Line juga menjadi urat nadi menuju berbagai destinasi wisata populer, di antaranya Kawasan Kota Lama dengan melalui Stasiun Surabaya Kota.
Kemudian di Malang Raya, untuk menuju akses di Alun-Alun Tugu, Kampung Warna-Warni, dan Museum Brawijaya melalui Stasiun Malang.
Sedangkan di Wisata Sejarah Blitar, kawasan Makam Bung Karno dan Istana Gebang yang dapat dijangkau dari Stasiun Blitar.
Menyikapi lonjakan volume penumpang yang ekstrem, KAI Commuter mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal melalui aplikasi Access by KAI guna menghindari antrean panjang di loket stasiun.
Karina juga menekankan pentingnya kewaspadaan selama berada di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta, terutama bagi penumpang yang membawa anak-anak.
“Kami meminta para orang tua untuk tetap waspada mengawasi buah hati dan memperhatikan keamanan barang bawaan di tengah kepadatan. Budaya antre dan mendahulukan penumpang yang turun harus tetap dijaga agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” pungkasnya. (dji)




