Sepanjang Januari 2025, KAI Daop 8 Surabaya Catat 85.728 Pelanggan KA PSO

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menggandeng Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub menghadirkan sejumlah KA Public Service Obligation (PSO) jarak jauh dengan tarif terjangkau di berbagai rute di Pulau Jawa.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan, di wilayah operasional Daop 8 Surabaya terdapat KA bersubsidi yang beroperasi setiap hari dengan berbagai relasi.
Adapun KA PSO yang beroperasi tersebut adalah :
1. KA Airlangga relasi Surabaya Pasarturi – Pasarsenen, tarif Rp 104.000,-
2. KA Probowangi relasi Surabaya Gubeng – Ketapang, tarif Rp 56.000,-
3. KA Tawangalun relasi Malang Kotalama – Ketapang, tarif Rp 62.000,-
4. KA Sritanjung relasi Surabaya Gubeng – Lempuyangan, tarif Rp 88.000,-
5. KA Sritanjung relasi Surabaya Gubeng – Ketapang, tarif Rp 88.000,-
Menurutnya, sepanjang tahun 2024 total pelanggan KA PSO mencapai 1.022.411 pelanggan.
Sedangkan selama Bulan Januari 2025, jumlah pelanggan KA PSO tercatat sebanyak 85.728 pelanggan, mengalami kenaikan sebesar 2% atau meningkat 1.919 pelanggan, dibandingkan periode Januari Tahun 2024 sebanyak 83.809 pelanggan.
Berikut adalah data volume pelanggan KA PSO keberangkatan di Daop 8 Surabaya selama tahun 2024 :
1. KA Airlangga relasi Surabaya Pasarturi – Pasarsenen, melayani 318.065 pelanggan;
2. KA Probowangi relasi Surabaya Gubeng – Ketapang, melayani 238.161 pelanggan;
3. KA Tawangalun relasi Malang Kotalama – Ketapang, melayani 193.201 pelanggan;
4. KA Sritanjung relasi Surabaya Gubeng – Lempuyangan, melayani 132.741 pelanggan;
5. KA Sritanjung relasi Surabaya Gubeng – Ketapang, melayani 140.243 pelanggan;
“Angka tersebut tentunya menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta ekonomi bersubsidi yang tetap memberikan kenyamanan dan keamanan dalam perjalanan,” kata Luqman Arif dalam keterangan siaran pers, 14 Februari 2025.
Ia menambahkan, layanan KA PSO merupakan bagian dari upaya KAI dalam mendukung perekonomian rakyat dengan menyediakan transportasi yang aman, nyaman, dan ekonomis.
“Kereta api ekonomi bersubsidi di Daop 8 Surabaya ini menghadirkan pilihan akses mobilitas yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan moda transportasi yang efisien dan hemat biaya, agar masyarakat dapat menikmati perjalanan yang berkualitas,” tandasnya.
Dengan adanya KA PSO tersebut, masyarakat dari berbagai lapisan ekonomi dapat menikmati layanan transportasi yang andal dan nyaman.
Luqman Arif berharap, dengan keberadaan KA PSO tersebut dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah yang dilewati KA serta membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
“Dengan tarif yang lebih murah, pelajar, pekerja, dan pelaku usaha kecil menengah dapat bepergian dengan lebih hemat sehingga dapat mengalokasikan anggaran mereka untuk kebutuhan lain. Hadirnya kereta ekonomi yang berkualitas juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong penggunaan transportasi massal yang lebih ramah lingkungan,” bebernya.
Luqman menekankan, walaupun KAI menghadirkan layanan KA dengan harga terjangkau, namun KAI akan selalu mengutamakan aspek keselamatan dan kenyamanan bagi pelanggan.
“Dengan semangat Asta Cita, KAI berupaya menjadikan layanan transportasi yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Melalui KA PSO, KAI tidak hanya menyediakan layanan transportasi yang terjangkau, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” demikian Luqman Arif. ( dji )



