Sopir Truk Mogok, Operasional Terminal Petikemas Kendari Dipastikan Tetap Normal

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Manajemen Terminal Petikemas Kendari (TPK Kendari) memastikan aktivitas operasional dan pelayanan logistik di dalam terminal tetap berjalan lancar dan normal, meskipun terdapat aksi mogok kerja yang dilakukan oleh sebagian sopir truk di area akses menuju pelabuhan, Senin, 5 Januari 2026.
Hingga saat ini, aktivitas bongkar muat kapal serta pelayanan petikemas tetap berlangsung sesuai jadwal dengan mengedepankan standar keselamatan dan keamanan kerja.
Terminal Head TPK Kendari, Herryanto, menegaskan bahwa aksi demonstrasi tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap produktivitas di dalam area terminal.
“Kegiatan demonstrasi tidak mengganggu aktivitas di terminal. Kami pastikan operasional bongkar muat dan pelayanan petikemas di dalam Terminal Petikemas Kendari tetap berjalan normal,” kata Herryanto dalam keterangan resminya.
Terkait tuntutan para sopir truk mengenai kondisi infrastruktur, manajemen TPK Kendari bergerak cepat melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari. Sebagai langkah konkret, TPK Kendari telah melakukan perbaikan darurat sejak Minggu (4/1) dengan melakukan penimbunan material pasir dan batu (sirtu) pada titik-titik jalan yang rusak.
Cara ini diambil untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas bagi pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, sembari menunggu perbaikan permanen secara menyeluruh oleh Pemerintah Kota.
“Dalam pertemuan siang ini, TPK Kendari dan Pemkot Kendari telah menegaskan komitmen bersama untuk melakukan percepatan peningkatan dan perbaikan akses jalan menuju terminal,” tambah Herryanto.
Ketua ALFI/ILFA Provinsi Sulawesi Tenggara, Abd. Rahim Nabok, memberikan apresiasi atas respons cepat TPK Kendari dalam menangani kerusakan jalan secara mandiri untuk sementara waktu. Namun, ia menekankan agar pemerintah segera mengambil langkah permanen.
“Kami mengapresiasi langkah cepat TPK Kendari dalam melakukan penimbunan pada titik-titik jalan berlubang. Kami berharap sinergi ini berlanjut dan Pemerintah Kota Kendari dapat menyelesaikan permasalahan akses jalan ini paling lambat Selasa, 6 Januari 2026, demi kelancaran arus logistik,” ungkap Rahim.
Berdasarkan data operasional terkini, TPK Kendari tengah melayani bongkar muat Kapal Meratus Larantuka. Sebelumnya, KM SPIL Rahayu telah menyelesaikan pelayanan dan lepas tambat pada pukul 09.34 WITA.
Selanjutnya, jadwal sandar kapal di TPK Kendari terpantau tetap padat. Sejumlah kapal yang dijadwalkan tiba dalam waktu dekat antara lain KM Kabonga Baru, KM Huanghe Mas, dan KM Tanto Kawan. (dji)




