ADVETORIAL

PT TPS Bekali Edukasi P3K Melalui Gelar Kompetisi Pemilihan Dokter Kecil

 

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA.COM ) – Sebagai upaya untuk memberikan bekal keselamatan terhadap para karyawan.Kali ini, PT Terminal Petikemas Surabaya ( TPS ) bersama Tim Pertolongan Pertama pada Kecelakaan ( P3K ) berpartisipasi memberikan Edukasi pertolongan pertama pada kecelakaan,utamanya kepada para Siswa dari dari berbagai Sekolah Dasar (SD) di Surabaya.

BACA JUGA : BI Jatim Sebut 3 Komoditas Pangan Jadi Perhatian Utama Dalam Gelar Rakorpusda

Dikemas dalam acara Final Kompetisi Dokter Kecil,kegiatan yang digagas oleh RS. PHC Surabaya tersebut dipusatkan di Grand City Mall Surabaya.

Dalam Kompetisi yang diikuti oleh 25 Sekolah Dasar di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik ini, melibatkan kurang lebih 250 siswa -siswi kelas 4 sampai dengan kelas 6.

Kegiatan ini menampilkan sejumlah skenario dengan kondisi korban kecelakaan yang mengalami cedera patah tulang di area lengan dengan luka terbuka, serta korban tidak sadarkan diri dengan pendarahan di kaki, sementara Tim P3K PT TPS mengajak serta beberapa Dokter kecil untuk ikut serta dalam Simulasi.

“Dokter kecil yang terlibat dalam simulasi diajarkan tentang cara mengendalikan situasi darurat dan memberikan pertolongan pertama pada korban hingga proses evakuasi korban untuk dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat guna penanganan lebih lanjut,” kata Sekretaris Perusahaan PT TPS, Erika A.Palupi dalam keterangan siaran pers.Rabu ( 28/2/2024 ).

BACA JUGA : Tiket KA Jarak Jauh Arus Balik ( H + 1 ) Idul Fitri Sudah Bisa Dibeli

Menurut perempuan yang kerap disapa Erika.Bahwa pembelajaran dengan metode Simulasi ini tidak hanya menarik perhatian para Finalis Lomba Dokter kecil.Namun juga lebih efektif dan Interaktif.Pasalnya, para peserta Kompetisi juga berkesempatan untuk menyaksikan dan bahkan terlibat secara langsung.

Erika membeberkan,para peserta tampak antusias saat menyaksikan Simulasi yang diperagakan oleh tim P3K PT TPS.Semetara itu,masih kata Erika,diharapkan keterlibatan aktif para peserta Kompetisi tidak hanya meningkatkan pengetahuan tentang penanganan darurat, tetapi juga membentuk Mindset tanggap dan siap tindak.

Dia menambahkan,kehadiran Tim P3K PT TPS dalam memperagakan Simulasi tersebut tidak hanya memberikan pengalaman yang berharga,namun juga memupuk kesadaran akan pentingnya Pengetahuan dan Keterampilan dalam situasi darurat.

“Kegiatan ini lebih dari sekadar simulasi, namun merupakan langkah konkrit untuk memupuk kesadaran masyarakat dari anggota masyarakat sejak usia dini akan pentingnya persiapan menghadapi keadaan darurat, yang sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh,” tandas Erika.

Sementara ditempat yang sama,Naysa Novenia Sung, salah seorang Siswa dari SD.Kristen Petra 13 Surabaya yang sekaligus Finalis Kompetisi Dokcil mengaku senang ikut serta dalam Kompetisi ini,terlebih lagi ditunjuk sebagai salah satu relawan yang ikut serta dalam Simulasi oleh Tim P3K PT TPS.

“Saya belajar banyak tentang cara memberikan pertolongan pertama pada teman yang terluka, dan juga pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan. Sekarang saya merasa lebih siap dan percaya diri untuk membantu jika ada kejadian di sekitar saya,” ujarnya.

Senada diungkapkan Direktur Utama PT Pelindo Husada Citra (PHC), dr. Henny Veirawati mengaku terima kasih dan memberikan Apresiasi kepada TPS yang sudah memberikan Simulasi P3K dengan melibatkan peserta Dokter Kecil untuk diajarkan bagaimana memberikan pertolongan pertama jika ada yang mengalami kecelakaan di Lingkungan sekitar.

Erika mengungkapkan,Simulasi P3K pada acara Final Kompetisi Dokter Kecil menjadi bagian dari komitmen PT TPS untuk berupaya mengkampanyekan aspek Keselamatan, tidak hanya di Lingkungan kerja,namun juga dilingkungan Masyarakat luas.

TPS yang merupakan anak perusahaan dari Sub Holding Pelindo Terminal Petikemas berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG). Melalui dukungan dalam kompesiti Dokter Cilik, TPS berharap dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan anak-anak Indonesia, terutama dalam upaya menjaga kesehatan mereka serta membangun dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat sebagai dukungan nyata terhadap pelaksanaan misi ESG secara lebih luas.

Dia juga menuturkan, bahwa Tim P3K yang tampil dalam Simulasi merupakan Tim yang berhasil meraih Juara Pertama dalam Lomba P3K yang diselenggarakan oleh Pelindo Regional 3 dalam rangka peringatan bulan K3.

Dia menambahkan, prestasi lain yang diraih TPS dalam rangkaian peringatan bulan K3 adalah sebagai juara kedua pada Kompetisi Inovasi K3 Perusahaan yang digelar oleh Dewan K3 Jawa Timur.

Erika juga menyebutkan,beberapa kegiatan lain yang dilaksanakan TPS di Bulan K3,yakni pembagian Helm dan Rompi Safety kepada pengemudi Truck yang melakukan kegiatan di Area PT TPS, juga ada pembagian Nasi Kotak dan Potong Rambut Gratis untuk Sopir Truk yang bertugas di area kerja TPS serta Lomba Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang melibatkan Pekerja TPS.

Erika menilai,kegiatan K3 merupakan aspek penting yang harus menjadi fokus utama setiap individu di manapun berada, baik di rumah, di sekolah maupun di lingkungan kerja.

“Manajemen TPS berkomitmen mengutamakan keselamatan kerja, memperkuat implementasi budaya K3 dari waktu ke waktu sebagai komitmen mempertahankan zero accident pada setiap lini bisnis,” pungkas Erika. ( dji )

Related Articles

Back to top button