Tercatat Kader NU, Eri Cahyadi Gemar Bersholawat Hingga Lulus PKPNU

SURABAYA : ( KABARAKTUALITA. COM ) – Pemandangan berbeda terlihat di sepanjang jalan Rungkut Lor 7/27. Pasalnya, sejumlah ratusan orang dengan memakai baju Koko berwarna putih dan disertai Kopiyah berwarna hitam menghadiri acara rutinitas kegiatan Jamaah Sholawat Nariyah Nahdlatul Ulama (JASNU),
Bertempat di kediaman H.Abdul Mujib ( Gus Mujib ).Kegiatan pengajian tersebut di hadiri oleh sekitar 200 jamaah undangan.
” Iya mas, saya tuan rumah acara, monggo kalau mau masuk,” kata Gus Mujib pada wartawan.
Acara yang digelar dengan khusyuk tersebut diikuti oleh jamaah yang hadir. Bahkan Pria yang disebut Gus Mujib tak lain sebagai koordinator JASNU. Dalam sambutannya Dia mengatakan.bahwa setiap anggota JASNU yang ingin jadi pemimpin baik itu ketua RT, RW, DPR bahkan Walikota dipersilahkan. Harus kita dukung.
” Pada malam ini, kebetulan ditengah-tengah kita ada anggota JASNU yakni Mas Eri Cahyadi, yang saat ini sedang bertarung dalam pilwali. Monggo jika mas Eri Berkenan memberikan sambutan,” pintah Gus Mujib.
Diungkapkan Gus Mujib, Eri Cahyadi yang sejak awal sudah hadir dan khusyuk mengikuti acara. Mendapat perintah dadakan dari koordinator JASNU, nampak Eri Cahyadi agak canggung .
” Saya kesini tidak Ada embel-embel apapun, saya kesini sama seperti peserta lainnya. Kesini untuk sholawatan, saya sebagai anggota JASNU pun sudah menggelar kegiatan seperti ini dirumah saya” ujarnya singkat.
Rupanya Eri Cahyadi enggan mencampur adukan urusan agama dengan politik. Kegiatan yang diikuti 200 orang lebih tidak dimanfaatkannya untuk menyampaikan visi misi atau program kerja, mengingat kegiatan sapa warga yang selama ini dilakoninya. Merujuk protokol kampanye selama wabah covid-19 tidak boleh melebihi 100 orang.
Gus Mujib sendiri mengakui bahwa dirumah Eri Cahyadi, JASNU pernah menggelar acara sholawatan.
“ Sudah dua kali, JASNU menggelar acara sholawatan Nariyah dirumah Mas Eri,” jelasnya.
Ke-NU-an Eri Cahyadi selain ditunjukkan aktif di JASNU, yang notabene sholawatan jadi inti kegiatannya. EriCahyadi tercatat sebagai lulusan Pelatihan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama ( PKP-NU). Dimana dalam PKPNU santri didik menjadi kader yang akan menghidupkan dan membesarkan NU. Mengikuti PKP-NU juga tidak mudah ada seleksi ketat seseorang bisa dikatakan lulus.
Selain sudah pernah lulus PKP-NU, Eri Cahyadi tercatat pernah mengikuti Madrasah Kader Nahdlatul Ulama, bahkan seleksi dan materinya pun lebih mendalam dibanding PKP-NU, dan Eri pun lulus. Ke-NU-annya semakin nyata, terlihat darahnya dari pihak ibu mengalir darah Ponpes Sidosermo. Boleh dikata Eri Cahyadi Dzuriyat Sidosermo. Lantas kurang NU, apalagi Eri cahyadi. ( * Dji )




